Selamat pagi dan salam jumpa dalam Sari Firman: Memotivasi Diri hari ini, Selasa, 08 September 2026. Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria. Keselamatan Allah Dipersiapkan Dengan Setia (Mikha 5:1-4). 5:1 (4-14) Sekarang, engkau harus mendirikan tembok bagimu pagar pengepungan telah mereka dirikan melawan kita dengan tongkat mereka memukul pipi orang yang memerintah Israel. 5:2 (5-1) Tetapi engkau, hai Betlehem Efrata, hai yang terkecil di antara kaum-kaum Yehuda, dari padamu akan bangkit bagi-Ku seorang yang akan memerintah Israel, yang permulaannya sudah sejak purbakala, sejak dahulu kala. 5:3 (5-2) Sebab itu ia akan membiarkan mereka sampai waktu perempuan yang akan melahirkan telah melahirkan lalu selebihnya dari saudara-saudaranya akan kembali kepada orang Israel. 5:4 (5-3) Maka ia akan bertindak dan akan menggembalakan mereka dalam kekuatan TUHAN, dalam kemegahan nama TUHAN Allahnya.
Renungan : Dua Pokok Permenungan yang dapat diambil dari bacaan pertama hari ini, Mikha 5:1-4a, dalam terang Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria:
Pertama : Allah Sering Memulai Karya Keselamatan-Nya dari Tempat dan Pribadi yang Tampaknya Kecil. Nabi Mikha menubuatkan bahwa dari Betlehem, sebuah kota yang kecil di antara kaum Yehuda, akan tampil seorang pemimpin bagi Israel. Allah tidak selalu memilih apa yang menurut manusia besar, terkenal, dan mengesankan. Justru dari yang kecil, Allah dapat menghadirkan sesuatu yang besar bagi keselamatan. Dalam terang Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria, kita melihat prinsip yang sama. Maria lahir bukan sebagai seorang ratu yang dikenal dunia, bukan dari keluarga yang berkuasa, dan bukan dari pusat kemegahan manusia. Namun dari seorang perempuan sederhana inilah Allah mempersiapkan jalan bagi kedatangan Sang Juruselamat. Allah tidak membutuhkan sesuatu yang besar menurut ukuran dunia Ia membutuhkan hati yang terbuka dan bersedia dipakai-Nya. Karena itu, jangan pernah meremehkan diri sendiri, keluarga kita, pekerjaan sederhana yang kita lakukan, atau kebaikan kecil yang kita berikan. Bisa jadi justru melalui sesuatu yang tampaknya kecil itulah Allah sedang memulai karya-Nya yang besar.
Kedua : Kelahiran Maria Mengingatkan Kita bahwa Keselamatan Allah Dipersiapkan dengan Setia, Bahkan Ketika Manusia Belum Melihat Hasilnya. Mikha berbicara tentang seorang yang akan tampil dari Betlehem dan akan menggembalakan umatnya dalam kekuatan Tuhan. Nubuat itu menunjukkan bahwa keselamatan tidak muncul secara tiba-tiba Allah mempersiapkannya dalam sejarah, tahap demi tahap, sampai waktunya tiba. Pesta Kelahiran Maria menjadi bagian penting dari persiapan ilahi itu. Sebelum Sang Sabda menjadi manusia, Allah terlebih dahulu mempersiapkan seorang ibu yang kelak berkata “ya” kepada kehendak-Nya. Maria adalah buah dari kesetiaan Allah yang bekerja dalam keheningan. Ini menjadi penghiburan bagi kita: tidak semua karya Allah dalam hidup kita langsung dapat kita lihat hasilnya. Ada doa yang tampaknya belum dijawab, ada kebaikan yang belum menghasilkan buah, ada kesetiaan yang terasa sia-sia. Namun kelahiran Maria mengajarkan bahwa Allah dapat sedang mempersiapkan sesuatu yang jauh lebih besar melalui proses yang tidak kita pahami. Karena itu, jangan cepat menyerah dalam melakukan yang baik. Apa yang hari ini tampak seperti langkah kecil dan tersembunyi, di tangan Allah dapat menjadi bagian dari rencana keselamatan yang besar.
Berkat : Salam, doa dan berkat Allah Tritunggal Mahakudus menyertaimu semua (Norbert Labu, Pr).
Kembali ke Beranda