Segala Yang Dimiliki Adalah Anugerah
...

Segala Yang Dimiliki Adalah Anugerah

Selamat pagi dan salam jumpa dalam Sari Firman: Memotivasi Diri hari ini, Sabtu, 05 September 2026. Segala Yang dimiliki Adalah Anugerah (1Korintus 4:6-15). 4:6 Saudara-saudara, kata-kata ini aku kenakan pada diriku sendiri dan pada Apolos, karena kamu, supaya dari teladan kami kamu belajar apakah artinya ungkapan: Jangan melampaui yang ada tertulis h , supaya jangan ada di antara kamu yang menyombongkan diri dengan jalan mengutamakan yang satu dari pada yang lain. 4:7 Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri , seolah-olah engkau tidak menerimanya? 4:8 Kamu telah kenyang, kamu telah menjadi kaya, tanpa kami kamu telah menjadi raja. Ah, alangkah baiknya kalau benar demikian, bahwa kamu telah menjadi raja, sehingga kamipun turut menjadi raja dengan kamu. 4:9 Sebab, menurut pendapatku, Allah memberikan kepada kami, para rasul, tempat yang paling rendah, sama seperti orang-orang yang telah dijatuhi hukuman mati, sebab kami telah menjadi tontonan bagi dunia, bagi malaikat-malaikat dan bagi manusia. 4:10 Kami bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu arif dalam Kristus. Kami lemah, tetapi kamu kuat. Kamu mulia, tetapi kami hina. 4:11 Sampai pada saat ini kami lapar, haus, telanjang, dipukul dan hidup mengembara, 4:12 kami melakukan pekerjaan tangan yang berat. Kalau kami dimaki, kami memberkati kalau kami dianiaya, kami sabar 4:13 kalau kami difitnah, kami tetap menjawab dengan ramah kami telah menjadi sama dengan sampah dunia, sama dengan kotoran dari segala sesuatu, sampai pada saat ini. 4:14 Hal ini kutuliskan bukan untuk memalukan kamu, tetapi untuk menegor kamu sebagai anak-anakku yang kukasihi. 4:15 Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.

Renungan : Dua pokok permenungan yang dapat diambil dari bacaan pertama hari ini, 1Korintus 4:6b-15:

Pertama : Kesadaran bahwa Segala yang Kita Miliki adalah Anugerah Menjaga Kita dari Kesombongan. Paulus bertanya dengan tajam, “Apakah yang engkau punyai yang tidak engkau terima?” Pertanyaan ini menyentuh akar kesombongan manusia. Kita mudah menganggap keberhasilan, kecerdasan, kemampuan, jabatan, bahkan iman sebagai hasil perjuangan kita semata. Padahal, sebelum kita berusaha, sudah ada begitu banyak yang terlebih dahulu kita terima sebagai anugerah. Karena itu, tidak ada alasan untuk menyombongkan diri di hadapan Allah maupun sesama. Orang yang sungguh menyadari dirinya sebagai penerima anugerah akan lebih mudah bersyukur dan lebih sulit merendahkan orang lain. Kesombongan berkata, “Ini semua karena saya” iman berkata, “Semua yang saya miliki adalah pemberian, maka semuanya harus saya kembalikan bagi kemuliaan Tuhan.”



Kedua : Mengikuti Kristus Berarti Bersedia Menanggung Salib, Bukan Hanya Mencari Kemuliaan. Paulus memperlihatkan kontras yang tajam antara jemaat Korintus yang merasa sudah “kenyang”, “kaya”, dan terhormat, dengan para rasul yang mengalami penderitaan, penghinaan, kelaparan, dan kelemahan demi Kristus. Di sini Paulus menyingkap sebuah bahaya dalam kehidupan iman: kita dapat menginginkan Kristus sebagai sumber berkat, tetapi menolak Kristus ketika jalan-Nya membawa kita pada pengorbanan. Padahal, Injil tidak menjanjikan bahwa mengikuti Kristus selalu membuat hidup nyaman dan dihormati. Salib adalah bagian dari jalan kemuridan. Karena itu, pertanyaan bagi kita bukan hanya, “Apa yang saya terima karena mengikuti Kristus?”, tetapi juga, “Apa yang rela saya korbankan karena saya sungguh mengikuti Kristus?” Kedewasaan iman tampak ketika kita tetap setia kepada Kristus bahkan saat kesetiaan itu menuntut kesabaran, pengorbanan, dan kerendahan hati.

Berkat : Salam, doa dan berkat Allah Tritunggal Mahakudus menyertaimu semua (Norbert Labu, Pr).

Kembali ke Beranda