Selamat pagi dan salam jumpa dalam Sari Firman: Memotivasi Diri hari ini, Rabu, 11 Februari 2026. Hikmat sejati membaca hati (1Raja-Raja 10:1-10). 10:1 Ketika ratu negeri Syeba mendengar kabar tentang Salomo, berhubung dengan nama TUHAN, maka datanglah ia hendak mengujinya dengan teka-teki. 10:2 Ia datang ke Yerusalem dengan pasukan pengiring yang sangat besar, dengan unta-unta yang membawa rempah-rempah, sangat banyak emas dan batu permata yang mahal-mahal. Setelah ia sampai kepada Salomo, dikatakannyalah segala yang ada dalam hatinya kepadanya. 10:3 Dan Salomo menjawab segala pertanyaan ratu itu bagi raja tidak ada yang tersembunyi, yang tidak dapat dijawabnya untuk ratu itu. 10:4 Ketika ratu negeri Syeba melihat segala hikmat Salomo dan rumah yang telah didirikannya, 10:5 makanan di mejanya, cara duduk pegawai-pegawainya, cara pelayan-pelayannya melayani dan berpakaian, minumannya dan korban bakaran yang biasa dipersembahkannya di rumah TUHAN, maka tercenganglah ratu itu. 10:6 Dan ia berkata kepada raja: Benar juga kabar yang kudengar di negeriku tentang engkau dan tentang hikmatmu, 10:7 tetapi aku tidak percaya perkataan-perkataan itu sampai aku datang dan melihatnya dengan mataku sendiri sungguh setengahnyapun belum diberitahukan kepadaku dalam hal hikmat dan kemakmuran, engkau melebihi kabar yang kudengar. 10:8 Berbahagialah para isterimu, berbahagialah para pegawaimu ini yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu! 10:9 Terpujilah TUHAN, Allahmu, yang telah berkenan kepadamu sedemikian, hingga Ia mendudukkan engkau di atas takhta kerajaan Israel! Karena TUHAN mengasihi orang Israel untuk selama-lamanya, maka Ia telah mengangkat engkau menjadi raja untuk melakukan keadilan dan kebenaran. 10:10 Lalu diberikannyalah kepada raja seratus dua puluh talenta emas, dan sangat banyak rempah-rempah dan batu permata yang mahal-mahal tidak pernah datang lagi begitu banyak rempah-rempah seperti yang diberikan ratu negeri Syeba kepada raja Salomo itu.
Renungan : Dua pokok permenungan yang dapat diambil dari bacaan hari ini, 1 Raja-raja 10:1–10: Pertama, Hikmat sejati membaca hati. Ratu dari Syeba datang bukan sekadar membawa teka-teki, melainkan membawa “segala yang ada dalam hatinya.” Yang menggetarkan, Salomo mampu menjawab semuanya secara utuh. Hikmat yang berasal dari Tuhan bukan kecerdasan untuk berdebat, melainkan kepekaan untuk mendengar, memahami, dan menerangi isi hati orang lain. Karena itulah ratu itu tercengang: ia tidak hanya mendengar jawaban, tetapi mengalami ketertembusan batin. Dunia saat ini haus akan pemimpin yang mampu menghadirkan terang bagi kegelisahan terdalam manusia, bukan yang hanya fasih berbicara dan memberi janji. Kedua, Kesaksian paling akurat lahir dari kehidupan yang teratur dan adil. Yang membuat ratu dari Syeba terpukau bukan hanya hikmat lisan Salomo, tetapi keteraturan hidup istananya: meja makan, pelayanan, pakaian, ibadah, dan keadilan pemerintahan. Iman Salomo terlihat dalam ritme hidup sehariannya. Bahkan pujian ratu itu tidak berhenti pada Salomo, melainkan berujung pada Allah: “Terpujilah TUHAN, Allahmu.” Inilah tujuan terdalam dari berkat: supaya hidup orang percaya menjadi jendela yang membuat bangsa-bangsa lain memuliakan Allah. Salam, doa dan berkat Allah Tritunggal Mahakudus menyertaimu semua (Norbert Labu, Pr).
Pertama :
Kedua :
Berkat :
Kembali ke Beranda