Doa yang Dijawab
...

Doa yang Dijawab

Selamat pagi dan salam jumpa dalam Sari Firman: Memotivasi Diri hari ini, Senin, 05 Januari 2026. Doa yang Dijawab (1Yohanes 3:22-4:6). 3:22 dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya. 3:23 Dan inilah perintah-Nya itu: supaya kita percaya akan nama Yesus Kristus, Anak-Nya, dan supaya kita saling mengasihi sesuai dengan perintah yang diberikan Kristus kepada kita. 3:24 Barangsiapa menuruti segala perintah-Nya, ia diam di dalam Allah dan Allah di dalam dia. Dan demikianlah kita ketahui, bahwa Allah ada di dalam kita, yaitu Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita. 4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia. 4:2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah, 4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia. 4:4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia. 4:5 Mereka berasal dari dunia sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi dan dunia mendengarkan mereka. 4:6 Kami berasal dari Allah: barangsiapa mengenal Allah, ia mendengarkan kami barangsiapa tidak berasal dari Allah, ia tidak mendengarkan kami. Itulah tandanya Roh kebenaran dan roh yang menyesatkan.

Renungan : Dua pokok permenungan yang dapat diambil dari bacaan hari ini, unik dan mendalam, 1 Yohanes 3:22–4:6: Pertama, Doa yang Dijawab. Ayat 3:22 berbunyi: “Dan apa saja yang kita minta, kita memperolehnya dari pada-Nya, karena kita menuruti segala perintah-Nya dan berbuat apa yang berkenan kepada-Nya”. Ayat ini sering dibaca sebagai janji bahwa doa akan dikabulkan. Ayat ini harus dipahami dalam konteks: doa yang berkuasa lahir dari hidup yang selaras dengan kehendak Allah. Ketaatan dan perbuatan yang berkenan kepada-Nya bukanlah “syarat transaksi”, melainkan bukti relasi. Dalama ayat 3:23 ditekankan sikap percaya kepada Yesus dan mengasihi sesama sebagai inti perintah Allah. Artinya, doa tidak bisa dipisahkan dari cara kita memperlakukan Tuhan dan manusia. Ketika hidup kita berjalan dalam iman dan kasih, permintaan kita pun semakin selaras dengan kehendak Allah. Kedua, Roh Kudus di Dalam Kita: Kompas Kebenaran di Tengah Dunia yang Bersuara Keras. Pasal 4 mengingatkan bahwa tidak semua suara yang bersifat rohani berasal dari Allah. Dunia penuh dengan pengaruh, ajaran, dan figur yang terdengar meyakinkan. Karena itu, orang percaya dipanggil bukan untuk mudah percaya, tetapi untuk berani menguji. Ukuran utamanya bukan popularitas, logika, atau emosi, melainkan pengakuan yang benar tentang Yesus Kristus dan kesesuaian dengan kebenaran Allah. Kabar pengharapan ini dinyatakan dalam ayat 4: Roh yang ada di dalam kita lebih besar dari roh dunia. Ayat ini menyakinkan kita untuk tidak hidup dalam ketakutan atau kebingungan, sebab Allah sendiri diam di dalam kita. Salam, doa dan berkat Allah Tritunggal Mahakudus menyertaimu semua (Norbert Labu, Pr).

Pertama :



Kedua :

Berkat :

Kembali ke Beranda